Postingan

PENDIDIKAN DALAM MENGUPAYAKAN MOBILITAS SOSIAL

  Pada hakekatnya pendidikan merupakan sarana penghubung yang mengantarkan peserta didik menuju pada kesadaran sosial yang lebih tinggi dari sebelum seseorang mengenyam pendidikan. Namun dalam perjalanannya, pendidikan kerap dijadikan pemisah peserta didik dari kehidupan sosialnya. Hal ini terjadi karena pendidikan yang diberikan bukan lagi berbasis akan realitas masyarakat. Akan tetapi lebih berorientasi pada pemenuhan kebutuhan pasar. Sehingga setelah mengenyam pendidikan, peserta didik tidak peka terhadap realita sosial yang ada di sekitarnya, justru mereka akan menghilang dari realitas sosial. Orientasi pendidikan tampaknya harus dirubah, agar pendidikan dapat memainkan perannya sebagai motor penggerak mobilitas sosial. Sebab, pendidikan sebagai pembentuk intelektual peserta didiknya merupakan faktor yang sangat penting dalam perubahan yang terjadi di masyarakat. Bahkan boleh dikatakan, perubahan dalam masyarakat tergantung pada pendidikan seperti apa yang dikonsumsi oleh pes...

Prom Night, Sebuah Ruang Eksistensi Remaja

Gambar
  Pendidikan di Indonesia lebih condong pada aspek kognitif yang hanya berfokus pada  transfer of knowledge , tetapi tidak mampu mengembangkan potensi individu secara keseluruhan.  Paulo Freire menekankan bahwa pendidikan merupakan proses pembebasan, dan pendidikan adalah sebuah proses membangkitkan kesadaran kritis. Maka, pendidikan yang sesungguhnya harus mampu mengembangkan potensi kemanusiaan yang ada dalam diri individu.  Jadi, pendidikan tidak hanya persoalan  transfer of knowledge , tetapi meliputi  transfer of skill  dan  transfer of value . Namun pada kenyataannya, pendidikan di Indonesia sangat jauh dari hal tersebut. Selama ini, pendidikan lebih condong untuk mengejar target formalitas. Sehingga mengabaikan tujuan utama pendidikan, yakni pembentukan watak dan kepribadian positif pada diri individu. Pendidikan di negara ini hanya terfokus terhadap simbol-simbol semata, seperti nilai pada rapor, indeks prestasi dan s...

Asia Menguasai Dunia*

Gambar
Sejak jatuhnya kekaisaran Romawi, Eropa berada dalam zaman kegelapan sampai munculnya masa afklarung dan renaisans. Selama 1000 tahun Eropa berada di posisi yang tidak menguntungkan dalam segala bidang. Lain halnya dengan kawasan Asia dan Timur Tengah, kawasan tersebut justru mengalami kemajuan yang sangat pesat dalm bidang ilmu pengetahuan, perdagangan, agam dan diplomasi. Seorang peneliti, Stewart Gordon, mampu menuangkan gagasan-gagasannya melalui buku ini. Buku yang terdiri dari sepuluh bab ini memaparkan secara kronologis dan disertai dengan bukti-bukti nyata bahwa dalam kurun waktu 500-1500 M Asia mampu menguasai dunia. Penyajian isi buku ini sangat unik. Melalui tokoh-tokoh historis Gordon menunjukan evolusi perkembangan agama, budaya, ekonomi dan politik di Asia. Xuanzang (biarawan Budha dan Cina), Ibn Fadlan (utusan dari Bahdad), Ibn Sina (filsuf dan pakar pengobatan dari Persia), Fa Xian (peziarah dari Cina), Abraham bin Yizu (pedagang Yahudi di India), Ibn Batuta (diplom...

Sekilas Tentang Bank Kaum Miskin

Gambar
  Tahun 1974 Bangladesh jatuh ke dalam cengkeraman bencana kelaparan. Lalu Muhammad Yunus menginisiasi sebuah pernyataan untuk memerangi bencana kelaparan yang terjadi di Bangladesh. Ia pun berinisiatif untuk membuat sebuah lembaga (bank) yang khusus memberikan pinjaman-pinjaman kecil sebagai modal usaha. Kemudian, Yunus menjaminkan dirinya untuk meminjam uang dari bank. Ia melakukan itu karena bank tidak akan memberikan kredit kepada orang miskin, karena orang miskin tidak mempunyai sesuatu yang bisa dijaminkan. Uang yang diperoleh dari bank Yunus pinjamkan kepada orang-orang miskin -terutama perempuan- tanpa jaminan dan proses birokrasi yang rumit, dan pengembaliannya dapat dicicil. Sistem bank yang kemudian disebut dengan  Grameen Bank   ini cukup unik. Grameen Bank memfokuskan pinjamannya kepada kaum perempuan. Hal ini dikarenakan nasabah bank-bank di Bangladesh umumnya didominasi oleh kaum lelaki. Awalnya, Yunus pun mendapatkan pandangan pesimis dari berbagai p...

The Great Debaters*

Gambar
Amerika Serikat terbelah oleh dua ras paling bertentangan di muka bumi, ras anglo saxon atau yang biasa disebut orang kulit putih, dan yang satunya lagi adalah ras kulit hitam atau negroid. Kala itu, jurang pemisah antara keduanya terbentang sangat lebar, kebencian di antara keduanya sangat kental dan membathin. Tidak ada yang paling diinginkan orang kulit putih selain menyiksa dan membunuh orang kulit hitam. Terlebih, konteks yang diambil adalah Texas, sebuah kota di negara bagian Amerika Serikat yang sebagaimana diketahui adalah daerah kekuasaan orang kulit putih. Sedangkan Texas adalah wilayah yang dikenal paling rasis di Amerika Serikat. Seringkali, perasaan tertekan memberikan seseorang kekuatan terselubung. Kondisi tertindas mengangkat mental seseorang untuk melawan. Ketidakharmonisan antara pikiran untuk melawan dan kondisi yang tidak mendukung memunculkan sebuah revolusi. Dan inilah yang tertuang dalam film The Great Debaters, sebuah  film...

Sejarah Singkat Gerakan Perempuan

Gambar
Kesadaran akan adanya ketidakadilan terhadap perempuan sebenarnya sudah lama terjadi. Kaum perempuan sudah lama melakukan perjuangan untuk membebaskan diri dari ketidakadilan. Tetapi pada waktu itu belum ada feminisme. Istilah itu mulai disosialisasikan oleh majalah  Century  pada tahun 1914, meski sejak tahun 1910-an kata feminisme (yang berakar dari bahasa Prancis) sudah kerap dipergunakan. Kata feminisme yang berasal dari bahasa Prancis ini, pertama kali digunakan pada tahun 1880-an. Skema Sejarah Gerakan Perempuan Feminisme masih kerap disalahartikan dan dipandang sebagai ancaman, baik oleh laki-laki maupun oleh perempuan sendiri. Kondisi ini dapat dipahami karena feminisme menawarkan analisis yang kritis dan tajam untuk menelusuri akar ketidakadilan yang mengakar dalam struktur masyarakat di berbagai belahan dunia. Secara konseptual, feminisme mengandung beberapa komponen penting. Pertama, keyakinan bahwa tidak seharusnya ada perbedaan h...

Konsep Pendidikan Paulo Freire

  Pendidikan merupakan usaha untuk membebaskan manusia, sedangkan pendidikan menurut Paulo Freire merupakan usaha untuk mengembalikan fungsi pendidikan sebagai alat yang membebaskan manusia dari berbagai bentuk penindasan dan ketertindasan, atau bisa disebut dengan usaha untuk "memanusiakan manusia" (humanisasi).  Dengan menggunakan pendekatan humanis, ia membangun konsep pendidikannya mulai dari konsep manusia sebagai subyek aktif. Manusia adalah makhluk praksis, yakni makhluk yang dapat beraksi dan berefleksi dengan menggunakan pikirannya. Pendidikan dengan pendekatan kemanusiaan sering diidentikan dengan pembebasan, yakni pembebasan dari hal-hal yang tidak manusiawi. Jadi, untuk mewujudkan pendidikan yang memanusiakan manusia dibutuhkan suatu pendidikan yang membebaskan dari unsur dehumanisasi. Dehumanisasi tersebut bukan hanya menandai seseorang yang kemanusiannya telah dirampas, melainkan (dalam cara yang berlainan) menandai pihak yang telah merampas kemanusiaan itu, d...