Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Aku Berhenti Menunggu

Aku selalu tahu bagaimana rasanya menunggu. Bukan menunggu yang manis seperti dalam novel percintaan remaja, yang dipenuhi pesan-pesan singkat penuh rindu atau suara hangat dari panggilan telepon menjelang tidur. Menungguku adalah jenis yang lain. Sunyi, panjang, dan seringkali membuat bertanya apakah aku sedang menunggu sesuatu yang memang akan datang. Atau, sesuatu yang sejak awal tidak pernah benar-benar ada. Padahal, dulu tidak seperti ini.  Di awal kami berhubungan, ia adalah seseorang yang begitu hadir. Ponselku hampir tak pernah benar-benar sepi karena namanya selalu muncul di layar. Ia rutin mengirim pesan hanya untuk menanyakan hal-hal sederhana.  Jika aku terlambat membalas, ia akan mengirim pesan lagi, dan lagi. Bahkan langsung menelepon. Jika aku tidak mengangkat, ia akan mencoba beberapa kali, seolah memastikan aku benar-benar tidak dalam masalah.  Saat itu, aku tidak pernah merasa sendirian. Tidak pernah merasa harus menunggu. Karena sebelum aku sempat merin...

Kuasa Makhluk Jahat

Aku berjalan menembus hari-hari dengan sedikit senyum yang tersisa. Berkali-kali angin mencoba mematahkan langkah dan menghantam wajah, seolah memaksa untuk kembali pulang. Napasku tersengal, teringat kehidupan yang pernah menjanjikan pelukan hangat, tapi yang kudapat justru jerat panjang tanpa ujung, melilit di kaki, leher dan lidah. Kini, aku berusaha berdiri tanpa penyangga. Hatiku yang patah mencari tempat bersandar dalam reruntuhan harapan, di tengah kuburan empati manusia. Kaki mulai gemetar, rasanya tak sanggup lagi menuruti jarak. Kuhentikan langkah, menyandarkan kepala pada dinding senja, sunyi lekas menggenggam tanganku. Aku merasakan jeda, waktu pun ikut menarik napas panjang bersama. Dunia sedikit melunak, mata melepas pandang kosong namun penuh, sedang hatiku mulai mengeluh, ”Aku lelah.” Masa berjalan lambat, tapi pikiranku melesat cepat, jauh, menyusuri hari-hari yang telat lewat. Sunyi dan senja terdiam, seolah mengerti jika hanya tempat bersandar yang kubutuh saat i...