Postingan

Menampilkan postingan dengan label Resensi

Asia Menguasai Dunia*

Gambar
Sejak jatuhnya kekaisaran Romawi, Eropa berada dalam zaman kegelapan sampai munculnya masa afklarung dan renaisans. Selama 1000 tahun Eropa berada di posisi yang tidak menguntungkan dalam segala bidang. Lain halnya dengan kawasan Asia dan Timur Tengah, kawasan tersebut justru mengalami kemajuan yang sangat pesat dalm bidang ilmu pengetahuan, perdagangan, agam dan diplomasi. Seorang peneliti, Stewart Gordon, mampu menuangkan gagasan-gagasannya melalui buku ini. Buku yang terdiri dari sepuluh bab ini memaparkan secara kronologis dan disertai dengan bukti-bukti nyata bahwa dalam kurun waktu 500-1500 M Asia mampu menguasai dunia. Penyajian isi buku ini sangat unik. Melalui tokoh-tokoh historis Gordon menunjukan evolusi perkembangan agama, budaya, ekonomi dan politik di Asia. Xuanzang (biarawan Budha dan Cina), Ibn Fadlan (utusan dari Bahdad), Ibn Sina (filsuf dan pakar pengobatan dari Persia), Fa Xian (peziarah dari Cina), Abraham bin Yizu (pedagang Yahudi di India), Ibn Batuta (diplom...

Sekilas Tentang Bank Kaum Miskin

Gambar
  Tahun 1974 Bangladesh jatuh ke dalam cengkeraman bencana kelaparan. Lalu Muhammad Yunus menginisiasi sebuah pernyataan untuk memerangi bencana kelaparan yang terjadi di Bangladesh. Ia pun berinisiatif untuk membuat sebuah lembaga (bank) yang khusus memberikan pinjaman-pinjaman kecil sebagai modal usaha. Kemudian, Yunus menjaminkan dirinya untuk meminjam uang dari bank. Ia melakukan itu karena bank tidak akan memberikan kredit kepada orang miskin, karena orang miskin tidak mempunyai sesuatu yang bisa dijaminkan. Uang yang diperoleh dari bank Yunus pinjamkan kepada orang-orang miskin -terutama perempuan- tanpa jaminan dan proses birokrasi yang rumit, dan pengembaliannya dapat dicicil. Sistem bank yang kemudian disebut dengan  Grameen Bank   ini cukup unik. Grameen Bank memfokuskan pinjamannya kepada kaum perempuan. Hal ini dikarenakan nasabah bank-bank di Bangladesh umumnya didominasi oleh kaum lelaki. Awalnya, Yunus pun mendapatkan pandangan pesimis dari berbagai p...

The Great Debaters*

Gambar
Amerika Serikat terbelah oleh dua ras paling bertentangan di muka bumi, ras anglo saxon atau yang biasa disebut orang kulit putih, dan yang satunya lagi adalah ras kulit hitam atau negroid. Kala itu, jurang pemisah antara keduanya terbentang sangat lebar, kebencian di antara keduanya sangat kental dan membathin. Tidak ada yang paling diinginkan orang kulit putih selain menyiksa dan membunuh orang kulit hitam. Terlebih, konteks yang diambil adalah Texas, sebuah kota di negara bagian Amerika Serikat yang sebagaimana diketahui adalah daerah kekuasaan orang kulit putih. Sedangkan Texas adalah wilayah yang dikenal paling rasis di Amerika Serikat. Seringkali, perasaan tertekan memberikan seseorang kekuatan terselubung. Kondisi tertindas mengangkat mental seseorang untuk melawan. Ketidakharmonisan antara pikiran untuk melawan dan kondisi yang tidak mendukung memunculkan sebuah revolusi. Dan inilah yang tertuang dalam film The Great Debaters, sebuah  film...

Adakah Pemenang Sejati?

Gambar
Judul: The Winner Stands Alone Penulis: Paulo Coelho “A diamond is the supreme manifestation of human vanity.” Novel ini menceritakan tentang seorang kaya raya asal Rusia bernama Igor. Ia percaya bahwa dengan membunuh ia bisa mendapatkan kembali mantan istrinya yang telah menjadi istri seorang tokoh terkemuka di bidang fashion designer. Igor seorang pria yang berkemauan keras dan berambisi, yang kemudian menjadi seorang pembunuh berantai. Sebagai mantan tentara Rusia yang terlatih, sangatlah mudah baginya untuk membunuh korbannya secara cepat dan tepat, bahkan tanpa menggunakan senjata. Dengan adanya pembunuhan berantai yang misterius, maka mantan istrinya akan segera mengetahui siapa di balik pembunuhan tersebut dan memahami bahwa mantan suaminya itu menginginkan agar ia kembali ke sisinya. Pembaca juga disuguhi cerita di balik layar Festival Film Cannes yang notabene tidak jauh dari kehidupan para artis, model, sutradara, dan semua orang yang terlibat dalam ind...

Fiksi, Mimpi, dan Perjuangan Hidup dalam Sang Pemimpi

Gambar
Fiksi dapat dipahami sebagai fenomena sosial yang memiliki kebenarannya sendiri. Kebenaran tersebut tidak terletak pada fakta peristiwa, melainkan pada gagasan yang lahir dari pengalaman dan perenungan pengarang terhadap realitas. Dengan demikian, karya fiksi merupakan representasi sosial yang mengandung nilai kebenaran tersendiri. Hal ini sejalan dengan novel Sang Pemimpi, yang hadir ketika persoalan pendidikan menjadi kegelisahan serius dalam kehidupan bangsa. Melalui novel ini, Andrea Hirata mengajak pembaca meninjau kembali makna sejati pendidikan lewat kisah masa kecil yang sarat refleksi. Novel tersebut mengisahkan perjuangan hidup yang harus dijalani dalam kondisi penuh keterbatasan. Kehidupan Ikal, Arai, dan Jimbron jauh dari kata sejahtera. Seperti peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga , penderitaan seolah terus menyertai langkah mereka. Pada usia yang masih belia, Arai dan Jimbron harus kehilangan orang tua, sementara Ikal memikul beban batin melihat sepupu jauhnya, Arai, ...

Feminisme untuk Pemula: Membaca Sejarah Penindasan dan Perjuangan Perempuan

Kami adalah perempuan yang punya posisi istimewa. Jutaan perempuan lainnya telah berjuang mencintai dan mati. Semuanya turut memberikan andil bagi kerja besar yang tiada henti dalam sejarah kaum perempuan.(Sappho, penyair besar pada masa yunani kuno,650 SM).   Sebelum istilah feminisme diperkenalkan, berbagai bukti tentang gerakan, kebangkitan, dan bahkan kekuasaan perempuan telah lebih dahulu muncul dan sempat menguat di berbagai peradaban. Feminisme kemudian hadir sebagai bentuk perlawanan terhadap pembagian kerja dalam masyarakat yang menempatkan laki-laki sebagai pihak yang berkuasa di ranah publik—seperti pekerjaan, olahraga, perang, dan pemerintahan—sementara perempuan dibatasi pada ranah domestik sebagai pekerja tanpa upah yang memikul hampir seluruh beban kehidupan keluarga. Pada masanya, gerakan feminisme memang menjadi kebutuhan historis. Ada periode panjang dalam sejarah ketika kebebasan perempuan mengalami pemasungan sistematis. Sejarah dunia menunjukkan bahwa se...