Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Paradoks Cinta Keibuan: Penyatuan, Keterpisahan, dan Risiko Dominasi

Teori tentang cinta harus diawali dengan teori tentang manusia dan eksistensinya yang tak lepas dari 'penyatuan' dan 'keterpisahan'. Cinta menjadi kekuatan aktif dalam diri yang meruntuhkan tembok pemisah manusia dengan sesamanya, kekuatan yang menyatukan manusia dengan manusia lain, sehingga cinta membuatnya mampu mengatasi rasa terasing dan terpisah. Cinta membiarkan manusia menjadi diri sendiri, dan mempertahankan keutuhan dirinya, sehingga dalam cinta terjadi paradoks; dua insan bisa menjadi satu tapi tetap dua. Menurut Erich Fromm, cinta bukan semata-mata hubungan dengan seseorang, melainkan suatu sikap; karakter yang menentukan keterkaitan seseorang dengan dunia secara keseluruhan, bukan pada satu objek cinta. Tapi bukan berarti tidak ada perbedaan jenis-jenis cinta. Keragaman jenis cinta didasarkan pada objek yang dicintai. Nah, di sini aku ingin membahas salah satu jenis cinta, yakni cinta keibuan. Cinta keibuan adalah afirmasi tanpa syarat atas hidup sang a...

Makhluk yang Lahir dari Rasa Takut

Aku lupa kapan terakhir kali bercerita pada kalian tentang petualanganku bersama para peri. Padahal akhir-akhir ini aku mengunjungi banyak tempat, dan bertemu dengan banyak makhluk baru yang sangat unik. Tunggu sebentar, sebelum melanjutkan bercerita aku ingin memarkirkan sepeda. Iya, saat ini aku sedang bersepeda, tanpa teman, tanpa tujuan. Sekadar berkeliling sambil mematik inspirasi untuk menulis. Ah, baiklah, sepeda sudah diparkir di tempat yang aman, sekarang aku akan mencari tempat duduk. Oh iya, saat ini aku berada di taman yang sangat sepi. Hanya ada dua lansia di sini, mereka sedang mengobrol, sesekali tertawa bersama. Mungkin sedang bercerita tentang cucunya, atau kenangan di masa muda. Kemewahan yang tidak dimiliki semua orang. Dan mungkin aku juga tidak akan memilikinya. Hahaha. Baiklah, lupakan soal itu. Akhirnya, aku mendapatkan tempat duduk yang nyaman, di bawah pohon rindang. Aahhh..., rasanya sejuk sekali. Baiklah, aku akan mulai bercerita tentang petualanganku ber...