Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Bebas (Jangan) Dilepas

Kebebasan berpendapat, menghargai setiap pendapat. Tapi kebanyakan dari kita hanya fokus pada kata ‘kebebasan’. Kita melupakan beberapa hal yang menyertai makna kebebasan berpendapat, seperti kepentingan, kesetaraan dan sikap saling menghargai. Seperti yang terjadi pada kasus Charlie Hebdo. Ia dan negara yang ia tinggali sangat menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Maka dari itu, baginya tidak jadi soal ketika ia mengungkapkan pemikiran melalui karyanya tentang Islam, Kristen dan sebagainya. Namun, bagaimana kebebasan tersebut dapat membakar amarah banyak golongan? Berkaca dari kasus tersebut, mari kita selami makna kebebasan yang selama ini membelenggu kita dalam kebingungan. Ketika kebebasan sudah menjadi komoditas pribadi atau golongan, otomatis kepentingan publik sudah dikesampingkan. Saat ini kebebasan lebih sering berada di sisi kepentingan pribadi atau golongan. Contohnya, melalui jasa media massa seseorang bisa meningkatkan citra dirinya, pun bisa menjatuhkan citra law...

Belajar Keseimbangan

Membaca judulnya jangan berpikir bahwa saya akan bercerita pengalaman saya berdiri dengan satu kaki, sambil membungkuk dan melebarkan lengan (masa TK). Atau, berdiri dengan satu kaki sambil menjewer kedua telinga saya (masa SD). Tapi, boleh juga  sih  saya cerita sedikit tentang pengalaman itu sebelum saya menceritakan apa yang sebenarnya ingin saya umbar dalam tulisan ini. Kalau ingat masa-masa di TK pasti bahagia (senyum-senyum sendiri). Coba dipikir, kalau bukan di TK, di mana lagi kita bisa jadi pesawat, kancil, srigala, polisi, pilot, pramugari, arsitek dan sebagainya? Coba dipikir, kapan lagi kita bisa  'sok-sok'  punya profesi yang keren dan setiap saat bebas ganti-ganti tanpa ada yang komentar  nyi-nyir ? Ya, cuma di TK. Sayangnya, saat ini kebanyakan TK kurang mengajarkan anak berimajinasi dan bermain, justru anak sekecil itu (nyanyi - Iwan Fals) dipaksa untuk bisa baca-tulis.  Yah , mau gimana lagi ya, tuntutan untuk masuk SD semakin tinggi. Alh...