Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

Pendidikan Berorientasi Nilai: Penyalahgunaan Lembar Kerja Siswa (LKS)

  Pendidikan sering dikatakan sebagai aset yang sangat berharga. Karena, pendidikan diyakini sebagai tombak untuk memberantas kebodohan. Untuk itu, pendidikan tetap bertahan hingga saat ini. Namun, muncul pula anggapan yang sangat kontras, tak jarang masyarakat yang menyatakan pendidikan adalah barang mahal dan mewah, tak semua penduduk Indonesia bisa menikmati barang mewah tersebut. Anggapan negatif tersebut muncul karena pendidikan telah melenceng jauh dari cita-cita idealnya sebagai wahana pembebasan dan pemberdayaan. Sekolah merupakan salah satu institusi pendidikan yang sangat berperan besar dalam pencapaian cita-cita pendidikan. Namun sayangnya, sekolah hanya dijadikan institusionalisasi nilai. Salah satu bukti nyata adalah dengan diberlakukannya penggunaan Lembar kerja siswa (LKS) di sekolah. LKS adalah bagian pokok dari suatu modul yang berisi tujuan umum topik yang dibahas dan disertai soal latihan atau instruksi praktik bagi siswa. LKS digunakan untuk menunt...

Freeport dan Perempuan Timika

Tragedi di Timika bukan hanya sebuah drama perebutan sumber daya alam (SDA) biasa. Masuknya PT Freeport Indonesia membawa malapetaka yang berkepanjangan bagi masyarakat Timika. Pasalnya, terjadi eksploitasi besar-besaran terhadap SDA dan masyarakatnya. Alhasil, perusakan alam pun tidak dapat dihindari. Hal itu berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat, khususnya perempuan di wilayah tersebut. Rusaknya alam dan pencemaran manyebabkan penduduk sulit mendapatkan air bersih dan sumber makanan. Situasi ini membuat perempuan harus bekerja labih ekstra untuk dapat memperoleh bahan-bahan makanan. Mangapa harus perempuan? Karena, perempuan lekat dengan citra dapur, sumur, dan kasur. Jadi, mau tidak mau perempuan mengemban tugas tersebut. Apalagi secara tradisi posisi laki-laki di Timika lebih kuat dibandingkan perempuan, karena sistem kekerabatan di sana menggunakan sistem patrilineal. Selain itu, pimpinan-pimpinan suku asli adalah laki-laki. Perempuan tidak diperkenankan ada dalam pusaran wi...